This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Jumat, 09 Agustus 2013
Kamis, 01 Agustus 2013
Dishub Provinsi Jambi Siapkan 1060 Unit Angkutan Darat
02.41
No comments
Dishub Provinsi Jambi Siapkan 1060 Unit
Angkutan Darat
- Dishub Lakukan Uji Laik Jalan Pada Kendaraan
- Tes Urine Terhadap Sopir
Mediator – Jambi, Memasuki arus mudik pada H-7 lebaran 2013,
Dinas Perhubungan Provinsi Jambi telah menyiapkan 1060 unit angkutan darat.
Selain itu, Dishub Provinsi Jambi juga telah menyiapkan 232 armada penerbangan
dengan jumlah 15 pesawat setiap harinya. Tak hanya angkutan darat dan udara,
untuk angkutan laut dan sungai dipersiapkan hingga 28 kapal.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas
Perhubungan Provinsi Jambi, sesudah mengikuti acara peresmian “Pencanangan
angkutan Lebaran Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2013 (1434 H)”, di Terminal alam
Barajo Kota Jambi kemarin (1/8).
“Yang telah kita hitung semua 1060 armada
(darat, red), meliputi AKPD, AKAP, maupun AjAP.
Kemudian ada 28 kapal, sedangkan pesawat (udara, red) ada 15 pesawat
sehari, jadi ada 232 penerbangan. Mulai dari H-7 sampai H+7 lebaran,” ungkap
Bernhard Panjaitan kepada wartawan kamis (1/8).
Dikatakannya, sarana angkutan yang tersedia
baik angkutan darat, laut dan sungai, maupun udara cukup untuk menampung
pemudik selama masa arus mudik sampai dengan arus balik, dengan perkiraan
jumlah pemudik hampir 210.000 orang.
Ditambahkannya, arus mudik yang dimulai pada
H-7 lebaran, akan menjadi puncaknya pada H-4 jelang lebaran. “Kalau puncak arus
balik sekitar H+3 lebaran, hari minggu,” tambahnya.
Tak hanya itu, Panjaitan juga menambahkan,
yang menjadi tujuan utama untuk arus mudik tahun ini adalah keselamatan. Oleh
karena itu, pihak Dishub Provinsi Jambi bekerja sama dengan PT. Jasa Raharja,
BNN, Dinas Kesehatan, dan Dokkes Polda Jambi.
Salah satu bentuk kerjasamanya dengan
melakukan uji kelaikan terhadap kendaraan dan ters kesehatan serta tes urine
terhadap para supir, termaksud supir cadangan. Hal ini dimaksudkan untuk
memastikan kendaraan beserta supiryang “siap” untuk diberangkatkan.
“Sejauh ini, ditemukan 2-3 bis yang tidak
layak. Nah, kalau ada kendaraan yang tidak layak, dan supir tidak sehat,
tentunya tidak boleh kita berangkatkan. Dan jika kedapatan tes urine pada supir
positif bermasalah (narkoba, red), tentunya kita akan serahkan kepada pihak
berwajib,” ucapnya.
Senada dengan pihak Dishub Provinsi Jambi,
pihak BNN melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Jambi mengatakan,
jika ditemukan sopir yang terindikasi memakai narkoba, tentunya akan dilakukan
pemeriksaan. “Kita kan harus mengutamakan keselamatan saudara-saudara kita yang
akan pergi mudik. Jika ditemukan supir yang terindikasi, kita sudah
berkoordinasi dengan Direktorat sosial Narkoba Polda, jadi mereka yang akan
mengambil tindak lanjutnya,” ujar AKBP Yuslizar.
Sementara itu, Panjaitan mengungkapkan, CPO
batubara dan kendaraan barang (kecuali beberapa kendaraan barang seperti BBM)
dilarang untuk beroperasi. Hal ini sesuai dengan surat edaran Dirjen
Perhubungan Darat, dan sudah ditindak lanjuti surat Gubernur Jambi, bekerja
sama dengan pihak kepolisian untuk pengawasan. “Mulai H-7 sampai H+7, angkuta
CPO batubara kita stop,” tegasnya.
Sebagai bentuk pelayanan ekstra saat arus
mudik beserta arus balik, pihak Dishub Provinsi Jambi telah bekerja sama dengan
beberapa instansi dan perusahaan untuk mendirikan beberapa posko di lintas
jalur mudik, seperti posko pelayanan dan posko keamanan. Hal ini dimaksudkan untuk
melayani dan memberikan kenyamanan, khususnya bagi penumpang angkutan darat.
“Kalau ada pengaduan seputar angkutan lebaran
ini, masyarakat bisa langsung sms ke nomor handphone 08117458000 (Dishub
Provinsi Jambi), atau melalui email ambang_co@yahoo.com dengan pelayanan 24 jam,” imbuh Kepala Dishub
Provinsi Jambi
Jelang Lebaran, Terminal Alam Barajo Tingkatkan Kualitas Sarana dan Prasarana
02.34
No comments
- Tuslah Tidak Diberlakukan
- Penumpang Cenderung Sepi
Mediator – Jambi,
Mamasuki H-8 lebaran 2013, terminal Alam Barajo Jambi telah melakukan beberapa
persiapan. Adapun persiapan yang dimaksud berupa peningkatan kualitas prasarana
dan sarana, yang mana persiapan tersebut ditujukan demi kenyamanan penumpang
jelang dan saat lebaran nanti.
“Kita
sudah melakukan persiapan, mulai dari prasarana, yaitu terminalnya, kemudian
sarana kita tingkatkan kualitas
kendaraannya,” ungkap Agus Setiawan selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi
kemarin (31/7).
Dikatakannya,
peningkatan prasarana tersebut berupa beberapa pembangunan baru di sekitar
Terminal Alam Barajo dengan bantuan dari pihak Kementrian. “Jelang mudik,
tentunya peningkatan kualitas jelas ada, karena dibantu Kementrian Perhubungan,
jadi ada beberapa pembangunan baru, salah satunya Musholah baru,” jelasnya
kepada SKH Mediator.
Selain
itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi juga menjelaskan, armada kendaraan
yang disiapkan untuk arus mudik Angkutan Kota antar Provinsi yang dilayani
sembilan PO dengan 182 kendaraan, dengan daya angkut 4988 penumpang. “Kemudian
untuk Angkutan Kota dalam Provinsi, dilayani 29 PO dengan 436 kendaraan, dengan
daya angkut 6030 penumpang,” sebutnya.
Ditambahkannya,
Dinas Perhubungan Kota Jambi juga akan melakukan uji kelaikan jalan terhadap
kendaraan yang sudah disiapkan pada kamis besok (1/8), yang mana
kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dari peningkatan kualitas sarana,
sekaligus bertujan untuk melihat kelayakan dari armada itu sendiri. “Bila kita
temui kendaraan yang tidak laik jalan, ya kita tunda dulu keberangkatannya,”
beber Agus.
Tak
berenti disitu saja, keamanan dan kenyamanan penumpang pun juga menjadi
prioritas pihak terminal. Agus mungungkapkan, besok (1/8) para sopir
kendaraan angkutan darat di semua PO yang melayani arus mudik di Terminal Alam
Barajo, akan melakukan tes urin.
“Dinas
Perhubungan Kota Jambi telah melakukan kerja sama dengan pihak BNN, tujuannya
agar mengetahui adakah sopir yang memakai doping, kan bahaya. Dan juga
bertujuan untuk menghindari kecelakaan dan demi keselamatan penumpang. Kalau
kedapatan sopirnya kita larang berangkat,” terangnya.
Salah
satu sopir armada lebaran yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, tidak
keberatan dengan diadakannya tes urin tersebut. “Ya dak apalah, kita juga tidak
keberatan, lagian itu juga gratis,” ungkap pria asli medan tersebut.
Sementara
itu, seminggu menjelang lebaran beberapa PO mengaku belum ada terjadi lonjakan
penumpang, bahkan terbilang cenderung sepi. PO Tempalo salah satunya. Melalui Sawirman
(32) mengatakan sampai saat ini penumpang masih sepi. “Agak sepi dari tahun
lalu, untuk keberangkatan penumpang 2 mobil saja susah,” jelas pengurus loket
jurusan Jambi-Padang tersebut.
Ditambahkannya,
pentiadaan tusla juga menjadi pengaruh dari sepinya penumpang. “Apolagi dak ado
tuslah, biaya kan mahal, jadi mikir-mikir jugo orang tu mau balek, mano lebaran
dekat samo tahun ajaran baru anak jugo,” bebernya.
Sama
halnya dengan PO IMI RPA jurusan Bungo, Sarolangun, Tebo. Melalui Edi (50)
mengatakan, sama sekali belum terlihat lonjakan penumpang bahkan cenderung
sepi. “Sepi nian, paling 5 orang sekali berangkat, sekarang ni minyak sudah
naek, tusla dak ado pulak, apo dak sepi penumpang,” keluhnya.
Nur
(34), salah satu penumpang jurusan Padang mengatakan, beban hidupnya semakin
bertambah akibat pentiadaan tusla, disamping kebutuhan pokok yang juga
meningkat, sehingga memberatkannya. “Ya, bingung juga, tarif lebih mahal
daripada tahun lalu, dan ini memberatkan,” akunya.
Sejak
diumumkannya kenaikan harga BBM beberapa bulan yang lalu, ternyata berdampak
pada pentiadaan tusla. Hal ini diakui oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi.
“Tusla tidak diberlakukan, karena kenaikan BBM kemarin. Hal ini diakui Dirjen
Perhubungan Darat saat saya mengikuti pertemuan Kepala Dinas Perhubungan
se-Sumatra,” ungkapnya.
Dijelaskannya,
Dinas Perhubungan Kota Jambi juga memberlakukan tarif bawah dan tarif atas.
“Tarif bawah besarnya Rp.114/penumpang/KM, sedangkan tarif atas Rp.
185/penumpang/KM,” jelasnya.
“Saat
arus mudik, penumpang dimohon tetap waspada dan berhati-hati, karena ada saja
manusia yang melihat kesempatan untuk berbuat jahat,” harapnya.
Langganan:
Postingan (Atom)